Atraksi Manusia Silver Juggling Golok di Jalanan El Salvador
El Salvador – Samuel Gutierrez menunjukkan keahliannya bermain golok di jalanan San Salvador. Aksi ekstrem itu dilakukan di tengah kesibukan sebuah persimpangan.
Menariknya, kronologi dan Fakta Terkini di LapanganManusia patung adalah salah satu profesi seni yang tengah marak Wisata Kota Tua Jakarta Pusat. Para seniman ini biasanya akan menghiasi tubuh mereka dengan cat layaknya sebuah patung.
Usut punya usut, meski begitu, adapun para manusia patung Kota Tua ini berbeda dengan mereka yang juga tampil dengan mewarnai seluruh badannya dengan cat metalik dan dikenal sebagai manusia silver.
Di tengah sorotan tersebut, dampak Warga dan Langkah Penanganan TerkaitBerbeda dengan manusia silver, salah seorang manusia patung bernama Eko menjelaskan untuk bisa tampil di kawasan Kota Tua mereka harus mendapat izin dari pihak Unit Pengelola Kawasan (UPK). Untuk mendapatkan izin ini mereka harus dikurasi atau seleksi terlebih dahulu, yakni dengan memerankan sosok bertema sejarah atau budaya nasional.
Berdasarkan penelusuran lebih jauh, “Waktu itu namanya masih komunitas manusia batu, namun dari situ kan ada yang sekedar tampil tapi asal-asalan. Mulai ada semacam kurasi dan audisi (untuk bisa menjadi manusia patung) agar sejalan dengan tujuan membangun Kota Tua,” kata Eko saat ditemui detikcom pada Kamis (6/6/2024) kemarin.
Tak hanya itu, artinya tidak hanya sekedar mengecat diri mereka dengan warna tertentu dan meminta uang seperti manusia silver, para manusia patung ini harus memerankan sosok tertentu sesuai dengan tema kawasan wisata Kota Tua yang lekat dengan sejarah dan budaya nasional.
Di satu sisi, konteks Isu dan Tindak Lanjut Otoritasdi sisi lain,, tidak hanya mengecat badan dengan asal-asalan, para manusia patung juga menyiapkan properti tertentu mulai dari kostum hingga alat peraga atau atraksi setema dengan sosok yang diperankannya.
Sementara itu, hal ini dimaksudkan sebagai salah satu faktor penunjang penceritaan tokoh yang diperankan. di sisi lain, alat-alat peraga yang disiapkan para manusia patung sering kali juga bisa digunakan pengunjung yang datang sebagai properti untuk foto bersama.
Faktanya, “Ya kita kan juga bikin properti sendiri untuk ditampilkan, kaya ini ada motor, senjata, sampai kotak apresiasi ya kita buat sendiri semenarik mungkin sesuai dengan tokoh yang diperankan,” jelasnya.
Menariknya, majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara (Sumut) baru saja mengeluarkan fatwa haram untuk pekerjaan manusia silver. Fenomena manusia silver sendiri sebenarnya muncul karena keterbatasan ekonomi.
Artikel asli dipublikasikan oleh Detikcom: Baca Sumber Asli